Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Asesmen Nasional Pada Bimtek Guru Belajar Seri AKM 2021

Asesmen Nasional pada Bimtek Guru Belajar Seri Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) 
+ Pretes Tingkat SD 
 
Trulli

"Asesmen Nasional (AN) adalah asesmen yang dilakukan untuk pemetaan mutu pendidikan pada seluruh sekolah, madrasah, dan program kesetaraan jenjang dasar dan menengah 
"Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) akan mengukur kompetensi mendasar literasi membaca dan numerasi siswa sebagai hasil belajar kognitif "

P ada masa pandemi covid-19 banyak hal yang berubah, termasuk dalam dunia pendidikan. Perubahan yang sangat menonjol adalah dibekukannya untuk sementara adanya UN atau US. Ujian Nasional pada jenjang Sekolah Menengah Pertama ( SMP ) dan Sekolah Menengah Atas (SMA ) sedangkan Ujian Sekolah ( US )  pada jenjang Sekolah Dasar. (Surat Edaran Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nomor 4 Tahun 2020 tentang pelaksanaan kebijakan pendidikan dalam masa darurat penyebaran corona virus disease (Covid-19) tanggal 24 Maret 2020.)

Pada perjalanan selanjutnya pemerintah mengeluarkan kebijakan baru untuk melaksanakan Asesmen Nasional sebagai " pengganti " Ujian Nasonal yang akan dilaksanakan mulai tahun 2021.

Apa itu Asesmen Nasional?

Asesmen Nasional (AN) adalah asesmen yang dilakukan untuk pemetaan mutu pendidikan pada seluruh sekolah, madrasah, dan program kesetaraan jenjang dasar dan menengah.

AN terdiri dari Asesmen Kompetensi Minimum, Survei Karakter, dan Survei Lingkungan Belajar.

Kebijakan baru ini sudah mulai digulirkan dan diperkenalkan dengan dilaksanakannya simulasi pada sekolah-sekolah sampel pada akhir 2020, tepatnya untuk Sekolah Dasar pada awal bulan Desember 2020 kemarin. 

Sasaran peserta simulasi adalah siswa kelas 4 (SD), kelas 8 (SMP), kelas 11 (SMA). Lebih lengkapnya lihat gambar dibawah ini.

Trulli

Untuk tingkat Sekolah Dasar karena Asesmen Nasional ini masih akan dilaksanakan pada SMT ganjil tahun 2021, maka yang menjadi sasaran simulasi adalah kelas 4, yang nantinya bakal naik ke kelas 5. Sementara untuk kelas 8 SMP dan Kelas 11 SMA akan dilaksanakan pada SMT genap tahun 2021 ini.

Karena sifatnya hanya sampel, maka tidak semua guru dan kepala sekolah yang memahami apa itu Asesmen Nasional, apa tujuannya, bagaimana konsep, bentuk dan pelaksanaannya, apa harapan dan bagaimana tindak lanjutnya kedepan dan lain sebagainya.

Karena berkaitan langsung dengan sekolah, khususnya guru dan kepala sekolah sebagai ujung tombak pelaksana pendidikan dilapangan, pengetahuan akan Asesmen Nasional ini menjadi sangat penting untuk dipahami. Tidak hanya itu, semua stakeholder sekolah perlu mengetahui kebijakan ini, karena program ini masih baru dan menyangkut tentang masa depan anak bangsa kedepan kaitannya dengan peningkatan mutu pendidikan di sekolah.

Berikut Shcedule Pelaksanaan Asesmen Nasional 2021

Trulli

Untuk itu sosialisasi perlu dilakukan agar semua paham dan tidak menimbulkan mispersepsi pada semua kalangan, apa itu Asesmen Nasional.

Upaya untuk itu sudah mulai dilakukan oleh pemerintah sejak digulirkannya program Asesmen Nasional ini dengan cara sosialisasi lewat media cetak maupun media elektronik, mengadakan dan memberikan semacam workshop atau pelatihan secara terbatas kepada kalangan tertentu secara random dan sampling, mengingat situasi dan kondisi masih dalam masa pandemi covid-19.

Dalam hal rencana pelaksanaan Asesmen Nasional ini Pemerintah sudah mempersiapkan segala sesuatunya sebagaimana disampaikan oleh Kepala Balitbang Kemendikbud Totok Suprayitno dalam rapat kerja bersama Komisi X DPR RI (16/11/2020) : "Kami mempersiapkan total 7.552 paket infrastruktur TIK yang akan dibagikan ke 2.330 SD dan 5.222 SMP. Selain itu sebanyak 11.296 paket infrastruktur TIK yang bakal diberikan ke 11.296 satuan pendidikan dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik" .

Mengingat waktu pelaksanaan semakin dekat dan jangkauan sosialisasi yang luas, sementara sekolah khususnya guru dan kepala sekolah masih banyak yang belum tahu dan paham apa dan bagaimana Asesmen Nasional itu, pemerintah melakukan sosialisi dengan cara online melalui Program Guru Belajar Seri Asesmen Kompetensi Minimum melalui portal web  yang beralamat:

https://gurubelajar.kemdikbud.go.id/#beranda

Dengan memanfaatkan program diatas diharapkan semua guru dan kepala sekolah ikut berpartisipasi melakukan aktifitas belajar mandiri dengan sistem modular yang sudah disiapkan.

Tetapi kendalanya adalah tidak semua guru dan kepala sekolah mendengar informasi tentang adanya sosialisasi lewat program diatas, karena memang tidak ada pembeitahuan resmi baik melalui imbauan maupun surat resmi dari dinas terkait.

Kendala lain, belajar mandiri secara online memang membutuhkan kiat tersendiri agar mudah cara belajarnya dan kemauan yang kuat serta fokus untuk mengikutinya.

Kendala lainnya yang tak kalah krusialnya adalah banyak guru dan kepala sekolah yang sudah lupa tentang SIM GPO yang pernah mereka miliki pada tahun 2015 kemarin. Hal ini dapat dimaklumi karena jarangnya menggunakan Potal Layanan Program GTK Kemendikbud ini.

SIM GPO ( Sistem Informasi Manajemen Guru Pembelajar Online ) ini berupa akun dan password yang diperoleh oleh guru di seluruh Indonesia sebagai sarana pengembangan diri untuk masuk ke Portal Layanan Program GTK Kemendikbud yang didalamnya banyak layanan informasi, yang salah satunya adalah SIM PKB ( Sistem Informasi Manajemen untuk Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan ) masing-masing guru atau admin. Contoh akun: 201510717492@guruku.id.

Akun inilah yang dipakai untuk mengikuti sosialisasi dengan sistem modul pada situs Kemendikbud diatas pada program Guru Belajar seri Asesmen Kompetensi Minimum.

Apa itu Asesmen Kompetensi Minimum ( AKM )?

AKM adalah salah satu instrumen Asesmen Nasional yang akan digunakan untuk melakukan pemetaan mutu pendidikan pada seluruh sekolah, madrasah dan program kesetaraan jenjang dasar dan menengah. Dua instumen lainnya adalah Survey Karakter dan Survei Lingkungan Belajar.

Salah satu seri belajar yang dibuka saat ini adalah dengan mengikuti salah satu materi yang sangat penting berkaitan dengan Asesmen Nasional diatas yaitu tentang Asesmen Kompetensi Minimum ( AKM ). Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) akan mengukur kompetensi mendasar literasi membaca dan numerasi siswa sebagai hasil belajar kognitif.

“Kedua aspek ini ( literasi & numerasi) menjadi syarat bagi murid untuk berkontribusi dalam masyarakat, terlepas dari bidang kerja dan karir yang ingin mereka tekuni di masyarakat. Fokus kepada kemampuan literasi dan numerasi tidak kemudian mengecilkan arti penting mata pelajaran,” Demikian Medikbud Nadiem Anwar Makarim dalam sebuah kesempatan menjelaskan.

Apa saja dan bagaimana konsep AKM itu,  secara detil dan jelas dapat diperoleh dengan mengikuti program Guru Belajar seri AKM  di atas. Berikut cakupan materi AKM yang bakal anda peroleh.

Apa itu program Guru Belajar seri Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) ?

Program pembelajaran yang dirancang untuk membantu para Guru/Kepala Sekolah/Pengawas SD, SMP, SMA/SMK, Guru/Kepala Sekolah SDLB, SMPLB, SMALB, dan PKBM sederajat dalam memahami tujuan, konsep dan bentuk pelaksanaan Asesmen Nasional, serta dapat menganalisis contoh asesmen literasi membaca dan numerasi pada Asesmen Kompetensi Minimum.

Apa tujuan program Guru Belajar seri Asesmen Kompetensi Minimum?

* Memahami konsep Asesmen Nasional.

* Memahami bentuk pelaksanaan Asesmen Nasional.

* Menganalisis contoh asesmen literasi membaca pada Asesmen Kompetensi Minimum.

* Menganalisis contoh asesmen numerasi pada Asesmen Kompetensi Minimum.

* Membaca dan menindaklanjuti laporan hasil Asesmen Kompetensi Minimum.

* Melakukan pengimbasan dengan mengajak rekan guru yang lain untuk mengikuti program Guru Belajar seri Asesmen Kompetensi Minimum.

Siapa saja yang bisa menjadi peserta program Guru Belajar seri Asesmen Kompetensi Minimum?

* Semua Guru SD, SMP dan SMA/SMK.

* Kepala Sekolah SD, SMP dan SMA/SMK.

* Pengawas SD, SMP dan SMA/SMK.

* Semua Guru SDLB, SMPLB, dan SMALB.

* Kepala Sekolah SDLB, SMPLB, dan SMALB.

* Peserta yang berasal dari Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) sederajat SD, SMP, SMA/SMK.

* Telah memiliki Akun SIMPKB.

Apa serunya belajar bersama di program Guru Belajar seri Asesmen Kompetensi Minimum?

* Lebih Fleksibel

* Anda dapat mengatur sendiri waktu belajar menyesuaikan waktu luang anda.

* Lebih Mudah

* Anda lebih mudah mempelajari konten pembelajaran yang telah dirancang sedemikian rupa menjadi unit belajar yang lebih kecil.

* Lebih Kolaboratif

* Anda dapat belajar dengan rekan lainnya, dengan guru, kepala sekolah, dan juga pengawas, bahkan dari PKBM juga bisa belajar bersama-sama.

Semua materi diatas dapat anda pelajari semua diportal website tersebut diatas, sehingga Guru, Kepala Sekolah termasuk Pengawas bisa memahami apa dan bagaimana itu Asesmen Nasional. 

Karena guru dan kepala Sekolah merupakan ujung tombak pelaksana dilapangan, maka sudah seharusnya mengikuti program diatas. Apalagi Guru dan Kepala Sekolah termasuk menjadi sasaran yang akan menjadi target Asesmen Nasional nanti.

Jika anda mau mengikuti bimtek program Guru Belajar seri AKM ini, masih ada waktu sampai bulan Pebruari 2021. Berikut jadwal pendaftaran dan jadwal pelaksanaan bimteknya:

                                          >>>

Jadwal Pelaksanaan Jadwal Pelaksanaan Lanjutan

Soal-soal Pretest dan Postest seri AKM

Berikut saya sertakan juga pretes yang mesti bakal anda temui dalam program Guru Belajar seri AKM tingkat SD, saat anda sedang mengikutinya nanti.

Semoga bermanfaat. Tidak ada yang sempurna, untuk itu jika ada kritik dan saran, monggo kita sharing di kolom komentar untuk kebaikan, sampai jumpa pada postingan berikutnya.

Sumber:

https://twitter.com/litbangdikbud

 https://gurubelajar.kemdikbud.go.id/seri-asesmen-kompetensi-minimum/

https://itjen.kemdikbud.go.id/public/post/detail/asesmen-nasional-dilaksanakan-mulai-maret-agustus-2021


Nur Hakim
Nur Hakim Fokus adalah salah satu kiat untuk sukses

Post a Comment for "Asesmen Nasional Pada Bimtek Guru Belajar Seri AKM 2021"