Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Inspirasi Menulis Dari Seorang Tokoh

Daftar Isi

  1. Inspirasi Menulis
  2. Menciptakan Inspirasi Menulis
  3. Jangan pedulikan soal waktu dan tempat
  4. Menulis untuk Belajar
Trulli

"Don't put off till tomorrow what you can do today." Jangan tunda sampai hari esok, apa yang dapat kamu lakukan hari ini.

Ini adalah kalimat yang pernah diucapkan oleh seorang tokoh Amerika Serikat yang hidup 3 abad yang lampau yaitu Benjamin Franklin. Dia adalah seorang tokoh Revolusi Amerika yang ikut menanda tangani Deklarasi Kemerdekaan Amerika Serikat pada tanggal 4 Juli 1776 yang mengantar George Washington menjadi Presiden Pertama AS.

Dia adalah seorang tokoh yang punya banyak keahlian, sehingga tidak heran kalau dia banyak menyandang profesi, diantaranya sebagai seorang Penulis, Ilmuwan dan Politikus.

Dalam tulisan Inspirasi Menulis Dari Seorang Tokoh ini, saya akan mencoba memadukan pengalaman saya pribadi dalam memulai menulis di Blog. Pada postingan kali ini saya akan menyertakan cuplikan kata-kata atau kalimat inspiratif dari tokoh-tokoh terkenal yang sudah berpengalaman dalam hal menulis yang mungkin sudah menginspirasi orang di seluruh dunia. 

Sedikit gambaran tentang siapa dia, juga saya sertakan dengan mengambil dari berbagai sumber agar anda semakin mantap mengambil hikmah dari apa yang pernah mereka ucapkan.

Kata-kata inspiratif itu tidak hanya sekedar dibaca dan membuat anda berdecak kagum kepada sang tokoh, tapi bagaimana anda bisa mewujudkannya dalam praktek yang nyata dengan melakukan apa yang menjadi isi inspirasi itu.

1. Inspirasi Menulis.

Dari apa yang pernah dikatakan oleh Benjamin Franklin inilah, kita bisa jadikan rujukan inspiratif tentang menulis. Ketika inspirasi menulis muncul dalam benak kita, maka jangan tunda sampai besok untuk segera menuliskannya dalam kertas atau apapun medianya.

Jangan biarkan ide itu terus menggantung di awan, tanpa berusaha untuk mewujudkannya dalam bentuk tulisan. Segera ambil ide itu dan mulailah menulis. Jika tidak, maka ide itu akan segera pupus terhapus oleh deru angin yang segera datang menjelang....😊

Mulailah menulis dari apa yang anda ketahui. Jika yang terpikirkan oleh anda hanya judulnya, maka tulis dahulu judulnya. Jika anda tahu judul dan pokok-pokok pikirannya saja, maka tulis yang anda bisa saat itu juga. Setelah itu dilanjutkan dilain waktu jika ide dan gagasan itu muncul kembali.

Dalam hal ini J.K. Rowling pernah mengatakan: "Mulailah dengan menuliskan hal-hal yang kau ketahui. Tulislah tentang pengalaman dan perasaanmu sendiri".

Siapa J.K. Rowling?. Mungkin anda sudah pernah dan bahkan sering menonton Film Harry Potter yang sering tayang di Televisi. Film Harry Potter adalah sebuah film yang berasal sebuah novel hasil karya J.K. Rowling.

Joanne Kathleen Rowling adalah seorang wanita kelahiran Inggris, 31 Juli 1965 dengan hasil karya fenomenal dalam serial novelnya yang berjudul Harry Potter. Tujuh seri novelnya menjadi buku best seller di dunia dalam sejarah penjualannya.

2. Menciptakan Inspirasi Menulis.

Harus diakui dan disadari oleh kita, bahwa untuk melakukan sesuatu kita punya kebisaan yang buruk dalam hal apapun. Tindakan kita banyak dipengaruhi oleh sikap dan tindakan orang lain kepada kita. Jika orang lain berbuat buruk kepada kita , kita cendrung untuk membalas dengan keburukan, bukan dengan kebaikan.

Kita akan berbuat baik kepada orang lain, bilamana orang lain pernah berbuat kebaikan kepada kita. Kita akan memberi kepada orang lain, kalau orang lain pernah memberi kepada kita.

Kebiasan menunggu ini terbawa pula kepada soal inspirasi menulis. Kita senantiasa menunggu inspirasi itu datang, baru kita mau mulai menulis. Kita tidak pernah menciptakannya sendiri.

"Kita tidak harus menunggu datangnya inspirasi itu, kita sendirilah yang menciptakannya"(Stephen King).
Stephen Edwin King adalah seorang penulis Amerika, beraliran kontemporer dengan novel-novelnya yang umumnya bergenre fiksi ilmiah, fantasi dan horor.

Bagaimana caranya menciptakan sendiri inspirasi itu ? Caranya mudah yaitu dengan menulis, menulis dan menulis. Inspirasi akan tercipta saat anda sedang menulis. Ditengah anda sedang menulis akan muncul ide, gagasan, inspirasi-inspirasi baru untuk membuat tulisan atau karya-karya baru berikutnya dikemudian hari. Anda tidak akan kehilangan ide dan inspirasi dengan terus menulis.

Itulah sebabnya seorang Sastrawan, Sejarawan dan Budayawan "Kontowijoyo" pernah berkata: "Syarat untuk menjadi penulis ada tiga, yaitu: menulis, menulis, menulis".( Prof. Dr. Kuntowijoyo, M.A. lahir di Bantul Yogyakarta, 18 September 1943, dan meninggal 22 Februari 2005 pada usia 61 tahun).

3. Jangan pedulikan soal waktu dan tempat.

Jika anda seorang blogger, hampir dipastikan anda telah memiliki Smartphone atau Hp. Android. Dengan alat ini anda bisa bekerja kapan saja dan dimana saja anda mau. Jika ide menulis itu datang saat anda sedang dalam perjalanan, maka mulailah menulis apakah itu diatas mobil, bis, kereta api, kapal laut, pesawat dan lain sebagainya.

Jika kesulitan Online karena tidak ada jaringan internet, maka anda bisa bekerja secara Offline, menggunakan App. tambahan yang banyak macam ragamnya di Playstore seperti Word, PDF, Notepad dan lain-lain.

Pada saat saya dalam perjalanan mudik atau pulang kampung halaman, diatas kapal laut hampir menyelesaikan artikel yang berjudul Melon VS Bekisar, Melintas Batas Cakrawala dengan Smartphone. 

Sesekali berdiskusi dengan teman seperjalanan saat jaringan lagi off, untuk menggali lebih jauh tentang seputar informasi Bekisar dan Melon. Informasi tambahan ini penting sebagai bahan perbandingan untuk mendukung data dan fakta dilapangan yang akan dimasukkan dalam tulisan.

Kebetulan situasi dan kondisi cuaca lagi sedang bersahabat, sehingga perjalanan dengan jarak tempuh sekitar 10 jam menjadi tidak terasa dengan memanfaatkan waktu luang dengan menulis.

"Di mana pun saya menemukan tempat untuk duduk dan menulis, di situlah rumah saya"(Mary Tall Mountain). Dia adalah seorang penulis, penyair dan pendongeng yang lahir di Alaska Amerika Serikat dan tinggal di San Francisco, California AS sampai akhir hayatnya.

"Mulailah menulis, jangan pedulikan apa pun. Air tidak akan mengalir hingga keran dihidupkan". begitulah Louis L'Amour pernah berkata. Dia adalah penulis Amerika dan temasuk penulis paling populer di dunia. Hasil karyanya berupa novel, fiksi sejarah, fiksi ilmiah, non-fiksi, serta koleksi puisi dan cerpen. Banyak dari kisahnya kemudian dijadikan film seperti Conagher, The Shadow Riders, Crossfire Trail dan lainnya.

4. Menulis untuk Belajar.

Jangan menunggu pandai untuk menulis. Saat anda menulis, saat itulah sebenarnya anda sedang belajar. Tulisan saya tentang Tutorial Blog, semua berawal dari ketidak tahuan saya tentang bagaimana seharusnya mengelola sebuah blog.

Untuk memahamkan pada diri tentang tutorial itu, maka saya buat sendiri tutorial itu dengan menggunakan kalimat sendiri dalam versi yang berbeda, kemudian saya posting. Materi tutorial boleh sama, tetapi setiap orang pasti punya gaya yang berbeda dalam hal menyampaikannya. Begitu juga pembaca, mereka punya kemampuan yang berbeda dalam hal memahami tulisan. Bisa jadi postigan anda yang bisa dipahami oleh mereka.

Saat anda sedang menulis, maka anda akan berusaha memahami apa yang anda tulis. Ketidak tahuan akan suatu masalah, mendorong anda untuk berusaha mencari sumber-sumber informasi yang terkait dengan masalah itu.

"Kita tidak menulis untuk dipahami; tetapi untuk memahami".( C. Day Lewis ). Cecil Day Lewis adalah seorang penyair berkebangsaan Inggris. Dia menulis esai dan roman pada tahun 1930-an. Sajak-sajak terbaik yang pernah dia buat banyak bercerita tentang alam dan kadang juga bermuatan politik.

Saat ini sumber informasi begitu terbuka. Anda bisa browsing di internet dan bertanya ke Mbah Google, apa saja yang anda cari hampir semuanya ada disana. Tinggal ada kemauan dan usaha yang keras dari anda untuk membaca dan memahami, kemudian menyelesaikan tulisan anda dengan pemahaman yang baru.

"Membaca adalah pusat yang tidak bisa dihindari oleh seorang penulis. Untuk menjadi penulis, yang dibutuhkan hanyalah kemauan keras untuk menulis dan kemudian mempraktikkannya, orang yang hanya mempunyai kemauan untuk menulis, namun tidak pernah melakukannya, maka ia sama saja dengan bermimpi untuk memiliki mobil, tanpa ada usaha dan kerja keras untuk memilikinya".(Stephen King)

Dari tulisan diatas dapatlah disimpulkan bahwa ketika anda memiliki ide untuk menulis, maka jemputlah ide itu dengan segera memulai menulis. Jangan biarkan ide itu mengambang diudara karena akan segera hilang bersama kesibukan anda, tak peduli kapan dan dimana anda berada.

Dengan terus menulis, ide baru akan muncul sehingga anda tidak lagi menunggu dan menjemput datangnya ide, tetapi andalah yang menciptakannya sendiri.

Demikianlah sekelumit tentang Inspirasi Menulis Dari Seorang Tokoh, Semoga bermanfaat dan kita bisa mengambil banyak pelajaran darinya. Tak ada yang sempurna, untuk itu kritik dan saran kami harapkan dikolom komentar untuk kebaikan. Terimakasih sampai jumpa dipostingan berikutnya.
Nur Hakim
Nur Hakim Fokus adalah salah satu kiat untuk sukses

6 comments for "Inspirasi Menulis Dari Seorang Tokoh "

  1. Terimakasih atas kunjungan dan komennya. Untuk itu menulislah walaupun badai menerjang..heee

    ReplyDelete
    Replies
    1. Maske la ecapo' ojan ban angenna sakale paggun ngarang/nganggit/menulis.
      📝 📱

      Delete
    2. Kalau orang sudah cinta....tahi kucing rasa coklat kata Gomloh....haaa.

      Jatuh cinta berjuta indahnya
      Biar hitam, biar putih, manislah nampaknya kata Titik Puspa

      Delete
  2. Wow, ada Daftar Isi postingan semakin mantap.
    Apalagi Daftar Isi bisa di hide atau show makin mantap, Bos.📑📚

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tunggu tanggal mainnya pada postingan berikutnya, akan ada show and hide....heee

      Delete